5 Cara Menutup Polis Asuransi Prudential

5 Cara Menutup Polis Asuransi Prudential



Halo semuanya kembali lagi bersama saya rian putra 79, kali ini saya akan membahas tentang pasar polis asuransi prudential dimana ada sebagian pengguna layanan ini ingin menutup dan menyudahi hubungan dengan polis asuransi tersebut.

Perlu diketahui setiap apapun yang dilakukan manusia di dunia ini pasti memiliki alasan atau kondisi tertentu sehingga mereka harus melakukan apa yang mereka harus lakukan tersebut, bukan tidak mungkin untuk menutup pasar polis asuransi juga. Berikut ini beberapa kondisi yang mungkin sedang kalian alami hingga kalian ingin menutup pasar polis asuransi :


Kondisi Yang Mengharuskan Menutup Polis Asuransi



1. Kondisi Keuangan


Ini adalah kondisi yang sangat-sangat wajar karena ketika seseorang merasa dirinya tidak mampu lagi untuk membayar iuran bulanan di asuransi maka besar kemungkinan dia akan berhenti untuk berlangganan di program asuransi tersebut. 

Berbeda dengan orang yang mungkin lebih berkecukupan dan memiliki penghasilan yang lebih daripada cukup untuk kebutuhan hidupnya sehingga dia masih bisa membayar iuran bulanan dari asuransi.



2. Ingin Pindah Ke Program Asuransi Lain


Kemungkinan kedua adalah bisa jadi dia mendapatkan asuransi lain yang justru lebih baik dibandingkan asuransi yang dia jalani sekarang ini. Karena di dunia saat ini ada begitu banyak sekali pasar polis asuransi yang bisa kita ikuti, tapi tentunya diantara sekian banyak pasar polis tersebut ada beberapa yang kita sukai dan mungkin lebih menguntungkan untuk kita.



3. Meyakini Polis Asuransi Itu Haram


Untuk masalah halal dan haramnya asuransi itu sebenarnya ada dua pendapat yang berbeda, yaitu pendapat pertama berasal dari fatwa MUI yang menyatakan bahwa mengikuti program asuransi itu boleh selama dengan cara yang syariah. Sedangkan ada juga beberapa pendapat yang menyatakan tidak diperbolehkannya asuransi.


Ada tiga jenis akad yang digunakan oleh asuransi syariah yang menurut MUI itu diperbolehkan diantaranya :


a.) Akad Tijarah


Akan ini merupakan akad yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Pihak perusahaan asuransi sendiri baik itu syariah atau tidak tetap diwajibkan untuk investasi sehingga memerlukan pengambilan keuntungan untuk melakukan hal tersebut.

b.) Akad Tabbaru'


Akad ini bertujuan untuk kebaikan dan saling tolong menolong ketika ada terjadi musibah, jadi bukan hanya sekedar mencari keuntungan semata. Maka hal ini juga cukup baik mengingat terkadang ada musibah di negri kita tercinta ini seperti gempa bumi,dll.

c.) Akad Wakalah Bil Ujrah


Akad ini untuk memberikan fee kepada pihak perusahaan karena atas jasanya yang sudah menjadi wakil yang mengelola danamu. 

Kalau saya sendiri lebih condong kepada yang tidak memperbolehkan, karena lebih aman dan pasti tidak terjerat sesuatu yang mungkin bisa saja salah.



Apa Saja Resiko Di Asuransi Yang Tidak Bisa Ditangani Perusahaan Tersebut ?


Jangan kira asuransi itu tidak memiliki resiko, bahkan didalam program asuransi ada beberapa jenis resiko yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu, diantaranya :


1. Resiko Yang Tidak Disengaja (Murni)


Resiko jenis ini akan terjadi jika ada hal buruk yang merugikan perusahaan asuransi yang kamu ikuti dan itu tidak disengaja sama sekali. Misalkan saja seperti bencana alam, kebarakan, dll. 

Tentu hal ini bisa saja terjadi, hal semacam asuransi yang melindungi pun juga bisa mengalami kebangkrutan dan sebagainya.


2. Resiko Salah Dalam Menginvestasikan Dana


Pihak perusahaan juga ada kemungkinan mengalami kekeliruan dalam menginvestasikan dana yang sudah kita bayarkan setiap bulan. Misalkan mereka investasi saham di sebuah perusahaan yang ternyata dalam beberapa bulan kemudian kinerja perusahaan yang di invest kan dana ini bangkrut sehingga itu juga bisa menjadi kerugian.


3. Resiko Akibat Tindak Kejahatan


Kurang lebih seperti bank, ada kemungkinan dimana ketika para pencuri yang melakukan tindak kejahatan bisa berhasil untuk membobol perusahaan dan mengambil dana perusahaan dalam jumlah yang besar. 



Cara Menutup Polis Asuransi Prudential


Nah, sekarang kita masuk ke pembahasan bagaimana caranya untuk menutup akun polis asuransi prudential bagi yang sudah membuat. saya kupas satu per satu berikut ini :



1. Melapor Kepada Agen


Yang pertama bisa dengan melapor kepada agen prudential kalau kamu ingin menutup aku polis prudential kamu karena kondisi tertentu seperti yang sudah saya jelaskan diatas. Jika agen yang kamu temui ternyata tidak aktif, maka kamu hanya perlu mencari agen lain yang masih aktif untuk membantu kamu mengurus hal ini.



2. Mengurus Di Kantor Cabang


Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengurus penutupan akun asuransi kamu di kantor cabang prudential terdekat. Namun cara ini masih kurang efektif untuk mereka yang berada dilokasi sangat jauh dari kantor cabang sehingga hanya saya rekomendasikan kepada mereka yang tempat tinggalnya dekat dengan kantor cabang.



3. Dengan Customer Service


Ini cara paling umum yang biasa dilakukan semua orang ketika sedang ingin komplen atau melakukan sesuatu, yaitu dengan menghubungi customer service. Setiap perusahaan biasanya memiliki customer service.

Karena tanpa adanya pelayanan yang satu ini, akan sulit untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan yang dialami customer dari perusahaan tersebut dan perusahaan itu akan sulit untuk maju. Cobalah untuk menelepon customer service dari pihak asuransi prudential untuk meminta menutupkan akun asuransi kamu. 



4. Menutup Sementara


Jika kamu menutup asuransimu dengan alasan karena kondisi keuanganmu sedang memburuk, maka kamu bisa untuk menutup sementara akun asuransi kamu di prudential, dengan cara tidak membayar premi agar akun kamu tersebut ditutup dan kamu bisa membukanya kembali ketika finansial kamu sudah mulai membaik.



5. Menggunakan Pengiriman Sebuah Berkas


Ketika kamu sudah menutup akun asuransimu, maka kamu akan disuruh untuk memilih berkas akun asuransi dikirim langsung ke alamat rumah atau melalui email dalam bentuk digital. Setelah kamu memilih biasanya berkas tersebut akan sampai hanya dalam waktu 24 jam.





Simpulan 


Itulah tadi bagaimana cara untuk menutup polis asuransi prudential kamu, jujur saja kalau menurut saya pribadi lebih baik memang kamu tutup saja akunmu itu dan kamu menggunakan uangmu untuk bersedekah.


Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga artikel yang saya berikan ini bermanfaat untuk kalian semua. Dukung terus blog ini untuk memberikan artikel bermanfaat lainnya dengan cara membagikan artikel ini ke sosial media kalian, dukungan dari kalian itu sangat berarti buat saya.

0 Response to "5 Cara Menutup Polis Asuransi Prudential "

Post a Comment