17 Cara Setting Equalizer Untuk Vokal

Cara Setting Equalizer Untuk Vokal


Mixer adalah benda elektronik yang sering digunakan untuk mengeraskan suara pada acara-acara masyarakat seperti pernikahan, tabligh akbar, dll. Dan perlu diketahui sebelum menggunakan mixer, kita harus setting equalizernya terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan Mixer tersebut.



Fungsi Setting Equalizer Untuk Vokal 


Sebenarnya apa sih fungsi setting equalizer untuk vokal ? fungsi settingan pada equalizer di mixer untuk vokal itu adalah agar supaya suara sang penyanyi atau yang membawakan lagu dan MC itu terdengar seperti suara aslinya. Dengan penyettingan yang benar, maka hal seperti itu dapat kita lakukan sehingga penggunaan mixer ini menjadi lebih optimal.



Kesalahan Orang Banyak Dalam Setting Equalizer


Banyak sekali kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh orang-orang dalam mengsetting equalizer agar bisa digunakan lebih optimal dan mirip suara aslinya, akan tetapi yang mereka lakukan justru menaikkan frekuensi yang tidak perlu untuk dinaikkan dan mereka juga menurunkan frekuensi yang sebenarnya tidak perlu untuk diturunkan.


Cara setting Equalizer Untuk Vokal


Penyettingan equalizer untuk sebuah vokal itu susah-susah gampang, tergantung dari telinga orang tersebut dan juga rasa seni yang dimiliki sang penyetting equalizer tersebut. Untuk bisa menciptakan settingan yang baik dan benar ada beberapa tombol yang ada pada mixer yang perlu untuk diketahui yaitu :


1. Gain / Level


Tombol yang satu ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan frekuensi pada equlizer yang diingginkan. Inilah tombol yang sering disalah gunakan oleh orang banyak.


2. High Pass / Low Pass


Tombol ini digunakan jika sewaktu-waktu kita ingin menghilangkan frekuensi yang sudah kita setting dibagian bawah ataupun bagian atas.

3. Q / Bandwith


Dengan tombol ini kurva equalizer dapat diperlebar dan dipersempit agar penggunaan mixer menjadi lebih optimal.


4. Frequency


Setting pada tombol ini dapat memperngaruhi frekuensi yang ada pada mixer itu sendiri, untuk menggunakan tombol ini harus dilakukan dengan benar agar tidak terjadi kesalahan pada frekuensinya.


5. Make Up Gain / Volume Gain


Kita dapat mengurangi atau menambahkan level suara yang ada pada equalizer dengan menggunakan tombol ini.


Jenis-Jenis Equalizer


Setelah kita mengetahui tombol apa saja yang ada pada mixer atau equalizer untuk bisa mensetting dengan lebih baik dan tentunya dengan cara yang benar. Sekarang saya akan mengenalkan juga jenis-jenis yang ada pada equalizer, berikut ini :


6. Parameter Equalizer


Semua parameter yang ada pada kurva equalizer itu dapat diubah-ubah dengan digeser atau mengubah bentuk kurva tersebut. Parameter tersebut antara lain :


  • Gain, Fungsinya untuk dapat mengurangi dan meningkatkan kurva parametrik yang kita inginkan, ukuran besarnya harus diukur dalam dB.
  • Q, Lain halnya dengan Gain parameter ini berfungsi untuk melebarkan atau mempersempitkan kurva parametrik pada equalizer dengan memakai skala 0,1 sampai 10.
  • Frekuensi, Bisa kita gunakan untuk mengatur frekuensi-frekuensi yang ada pada equalizer itu sendiri.

Adapun pada kurva parametrik itu memiliki 2 bentuk, antara lain :


  • Bell Shape, Kurva pada equalizer ini berbentuk mirip seperti lonceng, orang-orang biasanya lebih umum menggunakan parametrik jenis ini.
  • Shelving, Dengan kurva ini kita dapat mensetting puncak frekuensi yang paling tinggi dan juga puncuk frekuensi yang paling rendah. Contohnya Hi-Shelving yang dapat mengangkat frekuensi hingga ke puncaknya 12 kHz, dan Low-Shelving yang bisa menurunkan tingkat frekuensi hingga puncak rendahnya 80 Hz.

7. Grafik Equalizer


Berdasarkan besarnya oktav, frekuensi hanya bisa ditambah dan dikurangi berdasarkan yang sudah ditentukan oleh pabrik dari equalizer tersebut. Dengan kata lain kita tidak bisa mengubahnya sesuak hati dengan melewati yang sudah dibataskan.


Yang beredar dipasaran pada umumnya adalah 1/3 oktav yaitu 31 titik frekuensi dan 2/3 oktav yaitu 15 titik frekuensi. Grafik equalizer juga dapat dibagi kedalam beberapa jenis, yaitu :


  • Qonstant Q, biasanya settingan pada grafik qualizer ini tetap dan tidak diubah meskipun gain diubah dalam jumlah banyak maupun sedikit.
  • Variable Q, berbeda dengan Qonstant Q untuk grafik equalizer yang satu ini kita harus mengatur bentuk kurvanya tergantung dari berapa banyak kita dalam mengangkat Gain.
  • BandPass Filter Parameter, dengan bentuk gain yang tetap dan kurva yang tetap cuma frekuensi yang bisa digeser.
  • Perfect Q, sebuah grafik equalizer yang dikelola dalam bentuk digital dan menggunakan grafik equalizer ini dapat lebih akurat.


8. Cara Setting Filter


Jenis equalizer ini jarang sekali digunakan oleh orang-orang karena mereka menganggap bahwa sistem kerjanya yang cukup mirip dengan crossover. Pada dasarnya menggunakan filter itu dapat mengurangi frekuensi yang kita tidak inginkan.



Fungsi Pada Equalizer


Jika sebelumnya saya menjelaskan tentang fungsi equalizer untuk settingan vokal, untuk yang ini saya akan menjelaskan tentang fungsi apa saja yang ada pada equalizer, diantaranya adalah :



  • Feedback dapat dikurangi.
  • Pada saat sound sistem bersuara kecil, kita dapat meningkatkan frekuensi sesuai dengan yang kita inginkan.
  • Saat mengeraskan atau meningkatkan volume gain, kita dapat mengurangi frekuensi yang tak kita inginkan.
  • Dapat membantu respon yang ada pada ruangan terhadap suara, dikarenakan setiap ruangan itu memiliki respon yang berbeda-beda dalam menangkap suara. 
  • Dynamic Equalizer / Side Chain
  • Sistem kerja pada speaker dapat diperbaiki


Lain-lain


Terkadang selain permasalahan-permasalahan yang terjadi pada setting equalizer diatas, terdapat juga permasalahan lain yang mungkin justru kita sebagai pensetting tidak tahu atau tidak menyadari masalah ini. Apa saja masalahnya, berikut ini diantaranya :


9. Letak Speaker


Kesalahan dalam penempatan letak speaker juga bisa berpengaruh terhadap kualitas suara yang pada suatu ruangan tersebut. Usahakan untuk tidak menaruhnya diantara kanan dan kiri panggung, karena bisa mengakibatkan terjadinya efek yang disebut dengan Power Alley (Lorong Tenaga). 


10. Ruangan


Ruangan itu memiliki beragam karakteristik yang bisa sangat berpengaruh terhadap suara yang dihasilkan dari equalizer atau mixer. Cobalah untuk mengatur dengan pas setiap ruangan tempat kita untuk menyalakan mixer atau equalizer ini. 

Suara  rendah yang terjadi disebuah ruangan itu tergantung pada panjang dan pendeknya ruangan tersebut, tentunya suara rendah tidak akan bisa dikeluarkan jika ruangan tempat dinyalakannya mixer tersebut panjangnya hingga 4 meter. Dengan berdasarkan inilah kita dituntut untuk bisa menyesuaikan keadaan didalam setiap ruangan tempat kita menyalakan mixer atau equalizer tersebut.



11. Waktu Tempuh Harus Bisa Diseragamkan Dengan Komponen Pada Speaker


Dijaman sekarang peralatan komputer dan software serta alat-alat digital yang digunakan untuk settingan spekaer menjadi semakin murah. Sehingga mudah sekali bagi kita untuk bisa mengatur suara yang rapih dalam menggunakan mixer.

Dengan mengatur waktu tempuh dan komponen yang ada pada speaker dapat membuat sound sistem menjadi tidak berisik dan suara yang dihasilkan tidak balap-balapan.



12. Jenis Kabel Dan Panjangnya


Jenis pada kabel seta panjangnya ternyata juga dapat berpengaruh terhadap kualitas suara yang akan dihasilkan. Carilah kabel yang bisa memberikan kualitas suara yang baik dengan mencoba satu persatu kabel yang tersedia, agar saat digunakan nanti tidak perlu begitu banyak settingan  pada equalizernya.



13. Karakteristik Alat


Alat yang ada pada equalizer itu memiliki karakteristik yang berbeda seperti halnya ruangan. Untuk mengatasinya kita hanya perlu menyesuaikan settingan kita dengan alat yang ada pada mixer tersebut.


14. Number Of Open Microphone (NON)


NON adalah banyaknya sebuah mikrofon yang terbuka pada mixer atau equalizer. Yang perlu digaris bawahi, saat mensetting equalizer feedback adalah setiap 1 mikrofon dapat meningkatkan 3 dB yang ada pada Gain Sistem. Besarnya kemungkinan feedback tergantung pada banyaknya mikrofon yang berbunyi.


15. Phase Shifting


Phase Shifting adalah penyimpangan pase yang diakibatkan terlalu banyaknya mengsetting equalizer, atau bisa juga dikarenakan panjangnya kabel unbalance yang digunakan.


16. Jarak Dalam Mendengarkan Speaker


Dalam Mensetting equalizer, jarak telinga pada sound speaker itu juga sangat berpengaruh, karena diudara juga sering terjadinya hambatan sehingga kita harus mengatur jarak pendengaran kita terhadap soun speaker dengan baik.



17. Kelembapan Dan Suhu


Suhu dan kelembapan juga mampu mempengaruhi kualitas tinggi dan rendahnya sebuah suara pada mixer. Jika suhu pada suatu ruangan itu rendah, maka kualitas suara pada equalizer akan semakin tinggi dan jelas, sedangkan pada suhu tinggi akan membuat kualitas suara akan semakin menurun dan tidak begitu jelas, hal itu dikarenakan tingkat kelembapan yang ada pada suhu yang tinggi semakin bertambah sehingga terjadi hambatan suara di udara.


Itulah tadi tentang bagaimana cara setting yang benar dari equalizer untuk vokal agar suara yang dihasilkan bisa lebih baik dan jelas. Semoga artikel yang saya tulis kali ini juga bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Terima kasih sudah membaca