Apakah Wanita Mengeluarkan Mani Seperti Lelaki ?

Apakah Wanita Mengeluarkan Mani Seperti Lelaki ?




Mohon maaf sebelumnya jika pembahasan kali ini sedikit menganggu untuk sebagian pembaca, kali ini saya akan membahas apakah seorang wanita bisa mengeluarkan mani seperti halnya laki-laki saat melakukan hubungan intim ? untuk pembahasan kali ini bagi yang dibawah umur silahkan untuk mengclose atau menutup artikel ini, karena artikel ini saya tuliskan untuk orang dewasa tentang masalah hubungan sex.







Penjelasan Singkat Tentang Mani


Mani adalah cairan yang keluar dari kemaluan yang biasanya diiringi dengan rasa nikmat dan nafsu, dengan mengeluarkan cairan ini akan menuntaskan atau memuaskan seseorang dalam melampiaskan nafsunya.


Kapan Mani Bisa Keluar ?


Mani bisa keluar saat seseorang sedang melakukan hubungan intim atau hubungan suami istri, dan juga bisa keluar ketika sedang bermimpi atau yang lebih sering disebut dengan "mimpi basah" oleh sebagian orang.


Cara Membedakan Mani, Wadhi, Madzi


Yang keluar pada kemaluan seorang manusia itu ada beberapa macam, yaitu air kecing, air mani, air wadhi, air madzi. Perbedaan apa yang bisa kita lihat dari cairan-cairan ini saya akan menjelaskan air wadhi dan air madzi sehingga kita bisa tahu perbedaan mereka, dan kita tidak kebingungan lagi.


1. Air Wadhi


Wadhi adalah cairan kental yang berwarna bening dan biasanya keluar saat seseorang sedang bernafsu berat kepada lawan jenis ataupun keluar disaat seseorang sangat kelelahan. Jadi untuk jenis cairan ini jika sedang keluar tidak bisa selalu diartikan kalau seseorang tersebut sedang nafsu, bisa jadi karena orang tersebut sudah kelelahan karena capek sehabis bekerja, dan sebagainya. 

Untuk meghilangkan hadats dari cairan ini adalah cukup dengan berwudhu untuk mengsucikan diri.



2. Air Madzi


Madzi adalah cairan yang hampir mirip dan serupa dengan wadhi namun cairan ini hanya akan keluar sebelum keluarnya air mani, dan keluarnya pun tidak memancar. Untuk meghilangkan hadats dari cairan ini sama seperti air wadhi cukup dengan berwudhu.



3. Air Mani


Untuk cairan yang satu ini pastinya semua orang dewasa sudah mengetahui air ini. Seperti pembahasan diawal cairan ini hanya akan keluar jika seseorang sudah mengalami puncak kenikmatan dalam berhubungan seksual. 

Selain itu, warna dari cairan ini putih susu, dan baunya seperti tepung yang diberi air jadi sangat mudah untuk bisa membedakan air mani dengan air wadhi dan air madzi.





Kenapa Kaum Wanita Mempertanyakan Hal Ini ?


Bagi kamu para perempuan yang membaca artikel ini pastinya sedang ingin mengetahui apakah seorang wanita bisa mengeluarkan air mani, dan tentunya ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita bertanya hal demikian, diantarnya :


1. Orang tersebut belum dewasa

Kemungkinan pertama adalah yang mempertanyakan hal ini adalah anak-anak, wajar saja seorang anak kecil tidak megetahui mengenai ini, lalu mereka pun mencoba mencari artikel seperti yang sudah saya buat dan penasaran apakah jawaban saya mengenai ini.

Padahal deskripsi awal artikel ini saya sudah melarang anak-anak untuk membaca, tapi mereka tetap saja membaca artikel ini. Memang dasar keras kepala yah


2. Wanita yang tidak pernah orgasme

Faktor kedua adalah bisa jadi yang mempertanyakan hal ini adalah seorang wanita yang belum pernah mengalami orgasme. Meskipun wanita tersebut adalah wanita dewasa tapi tetap saja akan ada rasa penasaran yang membuat mereka ingin mencari tahunya apakah mereka bisa mengeluarkan mani.

Jika wanita tersebut sudah bersuami bisa saja wanita tersebut tidak pernah puas dalam berhubungan seks dengan pasangannya sehingga dia pun belum pernah merasakan keluarnya mani.


3. Seorang laki-laki yang iseng penasaran

Mungkin laki-laki yang belum beristri masih sering penasaran dan mempertanyakan apakah seorang perempuan bisa mengeluarkan air mani ? mengingat para lelaki pun setiap berhubungan seksual selalu bisa mengeluarkan air mani.

Tujuannya mencari tahu hal ini bisa jadi untuk tujuan yang baik yaitu ingin bisa memuaskan sang istri kelak jika sudah beristri. Namun bisa juga hal ini digunakan untuk hal yang buruk seperti berzina dengan pacar sendiri dan membuat pacarnya tersebut orgasme, tentunya hal ini tidaklah dibenarkan.



Faktanya


Wanita sebenarnya juga memiliki air mani yang bisa keluar ketika melakukan hubungan seksual, namun tidak seperti air mani pada lelaki, air mani pada wanita agak sulit untuk keluar tergantung dari nafsu dan selera wanita tersebut saat berhubungan seksual, jika selera mereka bisa disesuaikan oleh lawan seksnya maka seorang wanita yang merasa kenikmatan pun juga bisa mengeluarkan air mani.


Tapi seperti apa ciri-ciri air mani seorang wanita ?


  • Terasa lemas ketika dikeluarkan
  • Warnanya juga putih dan berbau tepung seperti halnya lelaki
  • Pada sebagian wanita yang lain warnanya agak kekuningan

ciri-cirinya tidak begitu banyak perbedaan dengan lelaki, tapi yang jelas seorang wanita juga bisa mengalami orgasme.



Hadits Rasulullah Tentang Mani Perempuan


Ada beberapa hadits dari Rasulullah SAW tentang air mani perempuan ini, saya akan paparkan dibawah ini semoga dengan melihat hadits-hadits ini semakin menambah wawasan kita tentang hal ini.


- Dari Tsauban, budak Nabi shallallahu’alaihi wasallam beliau berkata,

كُنْتُ قَائِمًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ حِبْرٌ مِنْ أَحْبَارِ الْيَهُودِ … قَالَ : جِئْتُ أَسْأَلُكَ عَنْ الْوَلَدِ ، قَالَ : ( مَاءُ الرَّجُلِ أَبْيَضُ ، وَمَاءُ الْمَرْأَةِ أَصْفَرُ ، فَإِذَا اجْتَمَعَا فَعَلَا مَنِيُّ الرَّجُلِ مَنِيَّ الْمَرْأَةِ أَذْكَرَا بِإِذْنِ اللَّهِ ، وَإِذَا عَلَا مَنِيُّ الْمَرْأَةِ مَنِيَّ الرَّجُلِ آنَثَا بِإِذْنِ اللَّهِ) قَالَ الْيَهُودِيُّ : لَقَدْ صَدَقْتَ

“Suatu ketika aku berdiri di sisi Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam kemudian datanglah seorang pendeta Yahudi, lalu iapun berkata,
‘Aku datang untuk bertanya kepada Anda tentang anak.’
Jawab Nabi shallallahu’alaihi wasallam,
‘Mani laki-laki berwarna putih, mani perempuan berwarna kuning. Jika keduanya berkumpul lalu mani laki-laki mengalahkan mani perempuan maka anak yang akan lahir adalah laki-laki, dengan ijin Allah. Namun jika mani perempuan mengalahkan mani laki-laki maka yang akan lahir adalah anak perempuan dengan ijin Allah.’
Lantas pendeta Yahudi tadi berkata, ‘Anda benar.’” (HR. Muslim no. 315)


- Ummu sulaim bertanya kepada Nabiyullah shallallahu’alaihi wasallam tentang wanita yang bermimpi seperti halnya mimpinya laki-laki (mimpi basah-pen). Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menjawab,

إِذَا رَأَتْ ذَلِكِ الْمَرْأَةُ فَلْتَغْتَسِلْ فَقَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ – وَاسْتَحْيَيْتُ مِنْ ذَلِكَ – قَالَتْ : وَهَلْ يَكُونُ هَذَا ؟ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (نَعَمْ ، فَمِنْ أَيْنَ يَكُونُ الشَّبَهُ ، إِنَّ مَاءَ الرَّجُلِ غَلِيظٌ أَبْيَضُ ، وَمَاءَ الْمَرْأَةِ رَقِيقٌ أَصْفَرُ ، فَمِنْ أَيِّهِمَا عَلَا أَوْ سَبَقَ يَكُونُ مِنْهُ الشَّبَهُ

“Jika wanita tersebut mimpi basah hendaknya ia mandi.”
Ummu Sulaim berkata (kepada perowi), “Sebenarnya aku malu menanyakan hal ini.” 
Ia kembali bertanya, “Mungkinkah hal itu terjadi (pada wanita)?”
Jawab Nabi shallallahu’alaihi wasallam, “Ya. (jika tidak) dari mana penyerupaan anak bisa mirip orangtuanya. Sesungguhnya air mani laki-laki itu kental putih. Sementara air mani perempuan itu encer kuning. Manakah diantara keduanya yang mengalahkan atau mendahului dari yang lain, darinyalah akan terjadi penyerupaan (terhadap anaknya).” (HR. Muslim no.311)



Kesimpulan


Dengan informasi ini setidaknya kita semua sudah tahu, bahwa wanita juga seperti lelaki yang bisa klimaks saat berhubugan intim. Oleh karena itu bagi kalian para lelaki sadarilah mulai dari sekarang, agar para wanita yang menjadi istri kalian juga bisa terpuaskan dari hubungan seksnya dengan kalian.

Semoga dengan adanya artikel ini, bisa semakin menambah wawasan kita semua dan saya tidak membuat artikel ini untuk tujuan yang buruk, melainkan dijadikan sebagai pembelajaran untuk kita semua agar menjadi semakin dewasa.